Sang Sufi Pluralist

Aku pernah mengingkari karibku
Karena agamaku berbeda dengan agamanya
 
(Sekarang) hatiku telah terbuka menerima segala bentuk (agama)
Padang rumput bagi rusa, rumah untuk berhala-berhala,
 
Gereja bagi para pendeta, Ka’bah untuk orang thawaf,
Papan-papan Taurat, Lembar-lembar A-L-Qur aan,
 
Aku mereguk agama cinta ke manapun dia berlayar
Cinta kepada-Nya adalah agama dan keyakinanku.
(Ibn ‘Arobiy)
 
Jika mesjid bercahaya karena A-L-Qur aan,
Maka altar gereja tak akan hancur karena Injil
 
Walau orang majusi menyembah api, aku tak kan binasa
Sebagaimana banyak dalil menyatakannya.
(Ibn ‘Arobiy)
 
Sumber: Buku Argumen Pluralisme Agama karya Abdul Moqsith Gazali.

Posting Komentar

0 Komentar